
Warung makan milik Bang Madun pernah terpuruk hingga hanya mencatat pendapatan kotor sebesar Rp 250 ribu dalam sehari. Kondisi itu terjadi seusai warungnya mendapatkan review buruk dari seorang food vlogger yang berujung kepada sepinya pengunjung.
“Satu tahun sebelumnya itu benar-benar down ya, sampai nggak dapat bon sekali, pernah sekali. Terus dapat Rp 250.000 juga pernah dari kita dapat penghasilan kotor ya,” kata Bang Madun saat ditemui di Studio Trans TV, Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (15/4/2025).
Dampaknya begitu terasa. Dari belasan karyawan yang semula bekerja, hanya tersisa empat orang. Sembilan lainnya terpaksa dirumahkan, karena omzet tak mencukupi untuk menggaji mereka.
“Dari 13 orang (karyawan) tinggal 4. Jadi 9 orang dirumahin dulu,” tuturnya.
Bahkan, sisa karyawan yang masih bertahan hanya bisa menerima gaji harian seadanya.
“Kemarin gaji gue kasih Rp 40.000, yang penting mah pada buat jajan. Pas ramai gue kasih Rp 100.000 lebih, Rp160.000-Rp200.000 pernah gue kasih sehari,” terangnya.
Di balik kesulitan itu, Bang Madun justru mendapatkan peluang baru di dunia hiburan. Ia dipercaya menjadi host acara kuliner di salah satu stasiun televisi nasional, yang membuka jalur rezeki tak terduga.
“Di saat warung down Allah kasih rezeki, gua jadi host kuliner di stasiun TV swasta. Alhamdulillah dari 17 episode, 26 episode, sampai 30 episode,” bebernya.
Kini, warung Bang Madun kembali bangkit. Jumlah pelanggan terus meningkat perlahan tapi pasti.
“Berkat doa netizen, berkat doa orang-orang yang tersayang, sekarang 30-40 bon yang masuk per hari, sudah rame lagi,” pungkasnya.