Tunanetra Penjual Sapu Buat Fairuz A Rafiq Malu Masih Suka Ngeluh

Jelang Hari Raya Lebaran, Fairuz A Rafiq turut berperan dalam menyalurkan Zakat Fitrah kepada kaum duafa lewat lembaga amal. Fairuz turun langsung membagikan zakat.

Ibu tiga anak itu terlihat hadir langsung di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, untuk berbagi kebahagiaan dengan mereka yang membutuhkan. Fairuz A Rafiq mengungkapkan rasa senangnya bisa turun langsung menyalurkan zakat.

“Senang banget ya, terus tadi kayak fresh banget ibaratnya bisa terjun langsung atas izin Allah bisa diberikan kesempatan mendekati Lebaran. Tapi begitu aku dapat kesempatan itu aku nggak pake pikir lagi bahwa ya mau dan pengin bisa terjun langsung,” ujar Fairuz A Rafiq di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan pada Sabtu (29/3/2025).

Fairuz menikmati momen ini merupakan salah satu bentuk rasa syukur. Dia merasa bahagia ketika melihat senyum penerima zakat.

“Karena ini adalah salah satu momen bahwa kita bisa lebih tahu arti bersyukur, di mana ternyata masih banyak orang-orang yang kekurangan dan masih banyak membutuhkan. Dengan cara seperti ini, Dompet Dhuafa juga bisa menyerahkan langsung zakat fitrah untuk disalurkan,” tambahnya.

Istri Sonny Septian itu mengaku campur aduk melihat kehidupan orang-orang yang masih kekurangan. Namun, ia mengambil pelajaran agar tidak sering mengeluh menjalani kehidupan.

“Aku campur aduk sih, kayak sedih banget iya, terus malu sama diri sendiri iya. Kayak kita sebagai manusia pasti pernah ngeluh kan, ngeluh capek, ngeluh, aduh kayak kurang luas deh rumahnya. Tapi ternyata masih ada orang-orang yang kekurangan banget, masih banyak orang di bawah kita,” kata Fairuz dengan penuh empati.

“Ini adalah salah satu cara agar kita belajar arti bersyukur, belajar bagaimana caranya kita bisa lebih tau arti berbagi,” tambahnya.

Bapak penyandang tunanetra membuat Fairuz tersentuh. bapak itu masih berjuang keras meski dalam keadaan terbatas.

“Ibaratnya masih mau bekerja, jualan sapu, terus mijit juga. Itu kayak sedih banget lihatnya dan tinggal sendiri selama 14 tahun di gang kecil kayak gini, tapi masih semangat hidup,” ceritanya.

Kehidupan seperti itu patut menjadi contoh untuk selalu berusaha dalam kondisi apa pun. Selain berdoa, ada ikhtiar yang dilakukan.

“Kayaknya hidupnya penuh ikhlas aja gitu. Jalani hidupnya tanpa ada keluhan aneh-aneh,” ucap Fairuz.

Related Posts

Pandangan Ayushita soal Pernikahan

Setiap orang bebas menilai soal pernikahan. Aktris dan penyanyi Ayushita di usia 35 tahun masih memilih untuk sendiri. Saat menjadi bintang tamu Rumpi: No Secret Trans TV, Jumat (25/4/2025), Ayushita menjawab soal…

Jenazah Bunda Iffet Disemayamkan di Potlot

Kabar duka menyelimuti keluarga besar Slank. Ibunda Bimbim, Bunda Iffet, meninggal dunia usai dikabarkan menjalani perawatan di rumah sakit. Bunda Iffet meninggal dunia pada Sabtu (26/4/2025), pukul 22.42 WIB. Kabar ini…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You Missed

Pandangan Ayushita soal Pernikahan

  • By ngabseo
  • April 27, 2025
  • 2 views
Pandangan Ayushita soal Pernikahan

Jenazah Bunda Iffet Disemayamkan di Potlot

  • By ngabseo
  • April 27, 2025
  • 2 views
Jenazah Bunda Iffet Disemayamkan di Potlot

Sosok Bunda Iffet: ‘Bidadari’ Penyelamat Slank

  • By ngabseo
  • April 27, 2025
  • 2 views
Sosok Bunda Iffet: ‘Bidadari’ Penyelamat Slank

Ammar Zoni dan Perubahannya Selama di Penjara

  • By ngabseo
  • April 27, 2025
  • 2 views
Ammar Zoni dan Perubahannya Selama di Penjara

Ungkapan Duka untuk Bunda Iffet, Ibu Semua Musisi yang Besar di Potlot

  • By ngabseo
  • April 27, 2025
  • 2 views
Ungkapan Duka untuk Bunda Iffet, Ibu Semua Musisi yang Besar di Potlot

Nia Daniaty Manfaatkan Perayaan Ultah ke-61 Jadi Momen Kumpul Keluarga

  • By ngabseo
  • April 26, 2025
  • 3 views
Nia Daniaty Manfaatkan Perayaan Ultah ke-61 Jadi Momen Kumpul Keluarga